n-yorkcity.me

Rekening margin


Ketika kita ingin membeli atau menjual saham, kita harus terlebih dulu mem buka sebuah rekening efek di salah satu perusahaan sekuritas.

Saat Buku ini ditulis,yang dimaksud dengan rekening margin adalah rekening efek yang memperbolehkan in vestor menggunakan utang (pinjaman) untuk pembelian saham dengan tanggal jatuh tempo pada hari kesembilan puluh setelah tanggal transaksi.

Jika kita memiliki rekening jenis margin, tidak semua saham bisa kita transaksikan. Kita hanya boleh melakukan transaksi atas saham-saham tertentu yang ditetapkan oleh pihak BEI. Pihak bursa efek memiliki kriteria penilaian tersendiri untuk menentukan saham mana yang akan masuk dalam daftar saham margin. Daftar saham margin ini selalu diperbarui setiap bulan. Jadi, bisa saja pada bulan tertentu saham A masuk dalam daftar saham margin, tetapi pada bulan berikutnya saham tersebut keluar dari daftar saham margin.

Untuk membuka rekening margin ini bisanya seorang investor harus menyetorkan dana minimum Rp200 juta. Dengan dana sebesar Rp200juta tersebut kita bisa melakukan transaksi pembelian saham sampai dengan Rp400juta. Kita hanya memiliki dana Rp200 juta sehingga kita melakukan pinjaman dana dari pihak perusahaan sekuritas sebesar Rp200 juta. Pinjaman dana tersebut dibebankan bunga sebesar 20% per tahun atau lebih.

Sampai di sini kita telah mengenal beberapa jenis rekening efek yang ada dan telah paham mengapa beberapa perusahaan sekuritas bisa memberikan bunga kepada dana kita yang diparkir, sebesar 8% per tahun. Kita juga telah mengetahui apa yang dimaksud dengan force selling. Selain batasanjatuh tempo, yaitu 90 hari untuk rekening margin dan hari ke sekian untuk rekening roll over, biasanya perusahaan sekuritas menerapkan nilai maksimum pinjaman sebesar 50%. Hal ini dikenal dengan istilah loan ratio.

Loan ratio yang kita miliki tidak boleh melebihi 50% sehingga ketika angka tersebut tersentuh kita harus me lakukan tindakan, yaitu bisa dengan menjual sebagian saham yang kita miliki atau dengan menyetorkan dana tunai ke rekening kita.

Ketika kita membeli saham dengan menggunakan dana pinjaman, misalnya dengan loan ratio 50%, kita perlu sangat waspada ketika harga mengalami penurunan. Pada saat kita membeli saham dengan pinjaman maksimal, sebetulnya kenaikan atau penurunan harga saham akan memberikan efek sebesar dua kali lipat. Jika harga naik, keuntungan kita akan sebesar dua kali lipat. Hal yang sama juga berlaku ketika harga saham mengalami penurunan, kita pun akan mengalami kerugian sebesar dua kali lipat.

Broker Dealer


Jika kita melakukan proses pembukaan rekening efek di salah satu perusahaan sekuritas yang ada, ketika rekening kita sudah berhasil dibuat dan siap untuk digunakan, kita akan dilayani oleh satu orang sales tetap. Sales tersebut seharusnya sudah memiliki izin perorangan sebagai wakil perantara pedagang efek. Untuk mendapatkan sertifikasi tersebut seseorang harus mengikuti ujian yang diselenggarakan oleh panitia standar profesi pasar modal. Untuk selanjutnya kita akan selalu berhubungan dengan sales tersebut dalam kegiatan pencarian informasi efek dan transaksi jual beli efek.

Sales yang melayani kita tersebut dikenal juga dengan istilah broker dealer. Jika kita adalah investor potensial, jangan heran ketika mendapatkan telepon dari broker dealer tersebut setiap hari. Penghasilan orang-orang yang berprofesi sebagai broker dealer ini berupa gaji dan komisi. Semakin besartransaksi yang dilakukan oleh para investornya, komisinya pun akan semakin besar.

Selain sales, kita juga bisa dilayani oleh seorang remaisher. Pada prinsipnya sales dan remaisher adalah sama, yang membedakan adalah sales merupakan bagian dari karyawan perusahaan, sedangkan remaisher hanyalah mitra dari perusahaan. Sales mendapatkan penghasilan dari perusahaan sekuritas berupa gaji dan komisi, sementara remaisher mendapatkan penghasilan murni dari pembagian komisi. Nantinya, pada saat kita melakukan transaksijual atau beli saham, kita akan selalu dikenai komisi. Komisi ini akan dibagi untuk perusahaan sekuritas dan remaisher. Sales dan remaisher sama-sama berkepentingan dengan banyaknya transaksijual beli saham yang kita lakukan. Biasanya, semakin besar dan sering transaksi jual beli saham kita lakukan, kita akan semakin dihargai, dihormati, dan dilayani mereka.

Banyak orang yang telah mengenal saham lebih memilih melakukan transaksi bersama seorang remaisher. Alasan nya adalah remaisher bukanlah bagian dari perusahaan sekuritas sehingga tidak memiliki kewajiban untuk mem pertahankan klien atau nasabah agar tetap berada di salah satu perusahaan sekuritas. Hal ini sangat penting untuk diperhatikan, mengingat ada beberapa kejahatan pasar modal yang terjadi di Indonesia.

Remaisher bukanlah bagian dari perusahaan sekuritas, tetapi setiap harinya berada di perusahaan sekuritas tertentu sehingga diharapkan jika terjadi hal hal yang tidak wajar dalam perusahaan sekuritas tersebut, seorang remaisher bisa memindahkan seluruh dananya ke perusahaan sekuritas lain yang di anggap lebih aman.

Tanggung jawab remaisher lebih besar kepada klien, sementara tang gung jawab sales lebih besar kepada perusahaan. Mungkin ada banyak orang yang menganggap apa yang sedang saya bicarakan ini adalah omong kosong belaka. Namun, jika Anda suatu saat bertemu dengan se orang yang pernah melakukan tran saksi saham di perusahaan sekuritas yang “bermasalah”, saat itu Anda pasti mengerti perbedaan sales dan re­ maisher. Biasanya, seorang sales akan tetap memberitakan hal yang positif, meskipun sebetulnya perusahaan tem pat dia berkerja sedang mengalami masalah besar.

Dalam tran­ saksi saham, biasanya penyele­ saian dilaku­ kan pada “T plus 3”, artinya hari ketiga setelah tanggal transaksi.

Itulah sebabnya tidak heran jika kita mungkin pernah mendengar kabar burung yang mengatakan ada se seorang yang melakukan pembukaan rekening dan melakukan penyetoran dana, ternyata keesokan harinya perusahaan sekuritas tersebut dihentikan aktivitasnya. Lain halnya dengan remaisher, biasanya sebelum perusahaan tersebut mengalami hal yang lebih parah, mereka akan me ngajak klien-kliennya membuka rekening di perusahaan sekuritas lain dan memindahkan dana serta saham yang dimiliki.

Melakukantransaksibersama dengan seorang remaisher tidak menjamin kita bisa 100% terbebas dari kejahatan pasar modal. Namun, hal itu tentunya akan meminimalkan risiko, asalkan kita tidak mendapatkan remaisher yang nakal.

n-yorkcity.me

Related Posts

Load comments

Comments