Ini Perbedaan Geng Motor, Club Motor, Dan Motor Community di indonesia



Berikut perbedaan geng motor, Club Motor dan Motor Community 

1.GENG MOTOR
Aksi Geng Motor yang suka dengan Kekerasan saat ini semakin membahayakan. Tidak cuma sekedar melukai, merampas harta benda atau menganiaya tapi juga membunuh dan memperkosa korbannya.
Ciri-ciri Geng Motor
Kebanyakan anggota Geng Motor mengendarai motornya tanpa safety riding seperti helm, sepatu dan jaket. Biasanya muncul di malam hari. Motor tanpa lampu. Menggunakan knalpot yang bising dan berisik. Kabarnya lagi motor yang mereka gunakan adalah motor tanpa surat resmi, alias bodong. Tanpa lampu sein, dan lampu utama.
Membawa senjata tajam seperti Golok, pisau, pedang, clurit, senjata api.
Suka berkumpul ditempat kegelapan dan mabok.
Kalau ada anggota baru dilantik dengan kekerasan dan kriminal.
Suka Balapan liar
Visi dan misi mereka jelas, hanya membuat kekacauan dan ingin menjadi geng terseram diantara geng motor lainnya hingga sering terjadi tawuran di atas motor.
Tidak terdaftar di kepolisian atau masyarakat setempat.
Ketika pelantikan anak baru biasanya bermain fisik atau dengan cara kekerasan. Namun sekarang perlu diwaspadai karena ada geng motor yang berkedok club motor.
Berpakaian rapih, safety dan penuh perlengkapan berkendaraan namun arogan, anarkis dan egois kalau di jalan serta tak segan mereka membuat rusuh bila merasa diganggu.


2. CLUB MOTOR
Kalau club motor terdiri dari satu jenis kendaraan saja. Club motor tidak memiliki sifat arogan dan pengetahuan berlalu lintas yang baik. Club motor ini dibentuk karena adanya kesamaan pandangan dan hobby terhadap satu jenis kendaraan, tapi ada juga club motor yang dibentuk dibawah bendera perusahaan motor tertentu. Namun semuanya adalah untuk meningkatkan persaudaraan, silaturahmi dan keselamatan berkendara. Dikatakannya, sangat mudah mengenali club motor di jalanan karena salah satu ciri mereka yaitu tidak ugal-ugalan di jalan dan membawa benderara atau simbol organisasi club mereka.

Ciri-ciri Club Motor
Perlengkapan safety dalam berkendara benar-benar komplit. Motor dan pengendaranya sama-sama lengkap bahkan biasanya ditambah box dibelakang motor buat menaruh helm dan peralatan motor. Biasanya setiap club motor hanya terdiri dari satu merk dan satu tipe motor saja namun ada juga yang campur-campur (beda tipe satu merk).
Nongkrong atau kopdar ditempat yang ramai agar bisa dilihat masyarakat sekaligus ajang silaturahmi kepada club motor lain yang kebetulan melintas.
Pelantikan anggota baru biasanya tanpa kekerasan, hanya untuk having fun dan memberi pengetahuan seluk beluk berlalu lintas yang benar.
Melakukan kegiatan touring ke daerah-daerah.
AD/ART mereka jelas dan tercatat dalam kepolisian atau wadah dari perkumpulan club motor. Saling tolong menolong terhadap anggota club motor lain ketika dijalan mendapatkan trouble.
Setiap club motor memiliki tujuan dalam berkendara dan peraturan-peraturan yang tidak membebankan anggotanya.
Mempunyai visi dan misi yang jelas dan jauh dari luang lingkup yang anarkis dan brutal.

3.MOTOR COMMUNITY
Motor Community  biasanya perkumpulan anggota dengan tidak menonjolkan merk atau pabrikan motor. Tidak jauh berbeda dengan Motor Club tapi Mayoritas Motor Community semua merk motor bisa bergabung mau. Entah itu bebek, semi bebek, batangan, sport dan lain sebagainya yang bisa bergabung di motor community ini.
Mereka ini menjunjung tinggi solidaritas sesama anggota dan masyarakat. Hal ini juga diterapkan pula di club motor.
Ciri-ciri komunitas motor
Komunitas motor memang tidak jauh beda dengan club motor, sama-sama tidak melakukan kegiatan yang berbau kriminal. Namun dari segi peraturan dan safety riding, komunitas motor berbeda jelas dan hanya lebih mengandalkan kegiatan touring tanpa embel-embel dari pabrikan motor.
Ciri-cirinya sebagai berikut, safety riding yang paling di utamakan. Biasanya community terdiri dari berbagai tipe motor dan merk motor. Berdiri dibawah bendera yang mereka buat sendiri. AD/ART mereka lebih simple tidak terlalu banyak. Sama seperti club motor, mereka juga suka melakukan kegiatan sosial. Lebih mengedepankan solidaritas, apapun motornya yang penting mau solid dan bekerjasama.
Pelantikan anggota baru jauh dari kata anarkis dan hanya sekedar pengenalan community dan peraturan saja.
Anggota-anggotanya hanya sekadar komunitas, biasanya terbentuk karena sering nongkrong bareng dan bedasarkan keinginan membangun sebuah wadah bila ingin melakukan touring.
Nama dan lambang mereka ada yang tercatat di kepolisian tetapi ada pula yang tidak dan hanya sebatas kumpulan anak motor saja. Tidak berbeda jauh dengan club motor.
Mempunyai visi dan misi yang jelas dan jauh dari luang lingkup yang anarkis dan brutal.
Hal ini ditegaskannya jika ketidaktahuan masyarakat akan perbedaan ini akan menyebabkan masyarakat resah terhadap club motor yang ada. Padahal dengan adanya club motor, sebenarnya membantu masyarakat dalam berkendara yang aman dan mementingkan keselamatan.

Namun tak dapat dipungkiri bahwa masih ada saja anggota club motor, dan komunitas motor yang sedikit bertindak arogan yang menyebabkan masyarakat awam tidak dapat membedakan antara club community maupun geng.

Related Posts

Load comments

Comments