Investasi Rp7,2 Triliun, Qatar Bangun Hotel Bintang Lima di Mandalika


JAKARTA - Pemerintah Indonesia kembali mengembangkan kerjasama bilateral. Baru saja, Indonesia menandatangai kerjasama investasi dengan Qatar senilai USD500 juta atau setara Rp7,2 triliun (mengacu kurs Rp14.400).
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan menuturkan, pada kerjasama tahap awal ini pemerintah Qatar akan membangun hotel bintang lima di Mandalika yang merupakan kawasan wisata di Lombok Tengah.
"Tadi kita tanda tangan kerjasama investasi USD500 juta, tahap awal untuk pembangunan hotel oleh perusahaan dari Qatar, akan membangun hotel bintang lima,
Namun, Luhut menyarankan agar mereka terlebih dahulu berinvestasi di lima destinasi wisata baru seperti di Danau Toba, Labuan Bajo, Banyuwangi, Borobudur, dan termasuk Mandalika. "Di samping Mandalika, mereka juga ingin masuk di 10 destinasi baru yang disiapkan presiden, tapi saya bilang jangan dulu, masuk saja ke lima wisata baru dan QIA komitmen untuk itu," sambung Luhut. Selain itu, Pemerintah Qatar juga meminta Indonesia untuk mengoperasikan rute penerbangan langsung ke Qatar dari Banda Aceh. Hal tersebut berkaitan dengan keinginan Qatar untuk mengadakan Aqua culture di Sabang. "Intinya semua sudah pernah dibahas ketika kami ke sana. Untuk sekarang mereka ingin memastikan kalau itu bisa berjalan semuanya," tandas Luhut.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Perusahaan Qatar Bakal Bangun Hotel Bintang 5 di Mandalika", https://ekonomi.kompas.com/read/2018/08/01/195405226/perusahaan-qatar-bakal-bangun-hotel-bintang-5-di-mandalika.
Penulis : Ridwan Aji Pitoko
Editor : Erlangga Djumena

Di samping itu, Luhut juga menuturkan bahwa pemerintah Qatar menginginkan adanya rute penerbangan langsung Qatar ke Banda Aceh sekaligus membuat aqua culutre di Sabang.
" Ini sudah dibicarakan semua, tapi mereka ingin eksekusi cepat," kata Luhut.
Minat Qatar untuk investasi di Indonesia tidak hanya sampai di situ. Mereka juga menyatakan keinginannya untuk masuk dalam 10 destinasi wisata Indonesia. Di samping itu mereka juga mengungkapkan minat untuk kerjasama dalam bidang pertahanan

"Qatar dengan investment authority sudah komitmen," kata Luhut.
Selain Qatar, negara yang telah menyatakan minat untuk investasi di Indonesia adalah China. Nilai investasi yang ditawarkan China cukup fantastis yaitu USD10 miliar atau Rp114 triliun mengacu kurs Rp14.400.
China berencana untuk menanamkan investasi di Halmahera Utara sebesar USD5 miliar untuk membangun pabrik nikel, carbon steel, sampai lithium. "Stage kedua mereka akan masuk USD5 miliar lagi. Groundbreaking akan akhir bulan ini

Related Posts

Load comments

Comments